bukan perhiasan yang ditilik-belek oleh
mata-mata pencinta
yang selalu di-idam-sebut-rebut
aku yang duduknya dalam kelambu
wujudnya entah siapa yang tahu
kalau tak diselak maka tetap disinilah aku
keyakinan tetap
keimanan mantap
untuk terus menunggu
kamu
mampir dan selak kelambu ini
tilik-belek aku dan jatuh cinta
bukan aku juga ada hak untuk merasa?
ya, masih,
aku bukan mereka
aku perempuan
yang wujudnya
harus menjaja
menjual cinta.





